Planet Towitowi™

Media Agregator Blog & Situs — Nias di Dunia Maya

KURIKULUM, GURU DAN MAKNA KEBERADAANNYA


Oleh : Dedi Haryono*

Berbicara tentang kurikulum maka artinya kita berbicara persoalan yang sangat tendensial dalam dunia pendidikan, karena perlu kita akui bersama bahwa kurikukum mempunyai peran yang urgen, dimana dengan fungsinya kita dapat melihat keberhasilan suatu pendidikan, kurikulum bak sebuah kendaraan yang mengantar mata pelajaran. Ketika tidak dapat memaknai arti, tujuan serta keberadaannya, bagaimanapun bagusnya suatu mata pelajaran tidak sampai dengan sempurna terhadap siswa sehingga arti dari tujuan pendidikan menjadi semu. Karena kurikulum adalah seperangkat rencana, pengaturan tentang isi dan tujuan dan bahan perkuliahan/pengajaran serta sebagai pedoman dan cara untuk sampai pada tujuan pendidikan. Maka dapat kita bayangkan arti sebuah kurikulum.
Guru dalam hal ini dapat diidentitasi karena kemampuan dalam mengimplementasikannnya, sehingga semua perencanaan pengajaran yang ditargetkan dalam waktu tertentu dapat dilaksakan. Bukan hanya sebatas kemampuannya dalam pengetahuan. Kalau ini yang terjadi maka proses pengajaran bak sebuah sebuah kendaraan yang tidak memahami rambu-ramu perjalanan bisa dipastikan tidak akan sampai, atau bahkan tersesat.
Berangkat sadar atau tidak, kita dapat melihat bahwa sangat sedikit sekali guru memperhatikan kenyataan tersebut. Mereka hanya memprioritaskan kemampuannya dalam memahami sebuah ilmu dan menyampaikan ke siswa sebatas transformasi keilmuan, mereka tidak mau repot berfikir apakah siswa sebagai subyek dalam pendidikan dapat mencerna baik? Apakah nilai-nilai dapat terserap pula? Apakah pengajaran menuju pada tujuannya? Atau inikah sebuah realitas dalam dunia pendidikan kita? Sehingga akhirnya kita memperoleh peringkat ke 109 dari 172 negara dalam pantauan UNDP dalam peringkat HDI-nya (Human Development Index). Padahal guru yang Indonesia sudah tidak diragukan lagi dalam keilmuannya, mengapa akhirnya pada kenyataannya akan memperoleh predikat memalukan tersebut? Maka kita sebenarnya berilmu tapi lemah dalam memahami tujuan dan target dalam penyampaian keilmuan. Ibarat seorang yang memegang ceret air, menyiramnya terus ke gelas tetapi tidak mau perduli apakah air itu sudah masuk dengan baik ke dalam gelas? Atau malah hanya akan membuat sekitarnya becek?
Sejenak dengan usaha sadar kita mencoba mengurai perumpamaan apa arti kurikulum, guru atau bahkan lembaga pendidikan. Di abad yang serba cannggih ini semua pengetahuan tersedia dimana-dimana, melalui media massa, internet dan sebagainya. Seseorang walaupun tidak masuk dalam dunia pendidikan formal atau nonformal bisa saja tahu dan mendengar tentang keberadaan internet. Bahkan mengoperasikannya. Tapi mampukah mereka memahami tentang semua fungsi yang ada dalam media tersebut? Bahwa internet tidak hanya sebatas media informasi, bahkan masih banyak fasilitas lainnya seperti komunikasi. Dengan internet seseorang dapat melakukan hubungan dengan lainnya tanpa dibatasi tempat. Masih belum kedalam bagian yang terdalam lagi, tentang pembuatan internet baik dari sisi hardware maupun software serta bagaimana memproses sehingga sampai ke monitor komputer? Dapatkah mempelajarinya tanpa lembaga pendidikan dan tuntunan guru? Maka dapat dipastikan bahwa jawabnya adalah sulit. Nah persoalan ini yang hanya dapat di temui dalam lembaga pendidikan formal.
Melihat uraian diatas bahwa keberadaan guru adalah puncak pada proses pendidikan. Namun apalah arti seorang guru apabila tidak memahami makna kurikulum secara integral? Bak petani yang tidak punya cangkul. Maka paling tidak akan memberikan sumbangsih yang jelek terhadap proses pendidikan. Memang sekarang saatnya pemerintah untuk melihat kebawah atau kebelakang tentang kompetensi guru-guru kita. Predikat guru tidak hanya sebatas lahan pencarian penghasilan seperti pekerjaan lainnya. Karena guru adalah ikon yang melahirkan generasi-generasi. Maka pepatah klassik benar ketika guru kencing berdiri maka murid kencing berlari. Pertanyaannya adalah “Relakah kita apabila murid-murid di Indonesia kencing berlari?”. Menurut Drs. Syaiful Bahri Djamarah (2000) Guru adalah figur manusia sumber yang menempati posisi dan peranan penting dalam pendidikan, ketika semua orang mempersoalkan masalah dunia pendidikan, figur guru mesti terlibat dalam agenda pembicaraan, terutama yang menyangkut pendidikan formal disekolah
Indonesia kita yang tercinta ini dalam tataran dunia pendidikan sudah beberapa kali menerapkan berbagai model kurikulum, mulai dari CBSA, KBK, KTSP bahkan masih banyak model-model kurikulum dalam tataran wacana. Tapi dapatkah mengangkat harkat dan martabat dunia pendidikan kita ke permukaan pendidikan internasional? Tapi yang terjadi justeru pendidikan kita dalam berbagai pertanyaan. Atau malah-malah bukan kurikulumnya yang tidak layak pakai, dalam istilah modern ada Manajemen error dan Human error. Mungkin dalam tataran logis ketika otak-atik manajemen tidak mampu, maka kemungkinannya adalah human error. Pendidikan di Vietnam, bahwa semua pendidikan yang mencetak guru wajib dipegang pemerintah, dalam rangka menjaga nilai kompetensi seorang guru atau yang lebih ekstrim lagi bahwa paling tidak profesi guru tidak hanya sebatas profesi untuk mencari penghasilan semata. Dari gambaran tersebut dapat kita tarik maknanya bahwa begitu berhati-hatinya pemerintah vietnam terhadap kwalitas guru-guru yang dimilikinya. Tidak asal-asalan seperti negara kita, yang akhirnya harus ditebus semua dosa dengan sertifikasi guru. Mengapa baru sadar? Atau kita terbiasa melakukan sesuatu berorientasi pada proyek?
Maka perlu sekali kita beropini “Buzzword” guru-guru diindonesia. Penting sekali, tidak semata-mata mengolok-olok seorang guru tetapi paling tidak agar memotivasi kepada mereka untuk menghargai profesinya sendiri. Agar melihat diri sejauh mana kualifikasi akademiknya? Sejauhmana kemampuan memahami kurikulum serta apakah guru mengajar sudah membuat rencana yang tentunya ada silabus yang dapat dipertanggungjawabkan? Jika tidak maka jangan harap pendidikan di Indonesia masuk pada ranah globalisasi, tetapi terus menerus berada digaris tepi (terpinggirkan). Atau malah kita akan bangga dengan predikat yang diberikan masyarakat dunia bahwa pendidikan kita berperingkat ratusan dari sekian ratus, End.
* Penulis sedang studi S2 Prodi Pendidikan Dasar UPI Bandung

  • Comments Off
  • Filed under: Nias Baru, Tidak terkategori
  • *Usul pemekaran Nias sedang diproses di Depdagri Kepala BRR NAD-Nias Kuntoro Mangkusubroto pada hari Jumat 16 Mei 2008 menyerahkan berbagai aset rekonstruksi dan rehabilitasi Nias senilai Rp 500 miliar lebih kepada Pemerintah Kabupaten Nias dan Nias Selatan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan instansi- instansi Pemerintah Pusat di Nias. Penyerahan aset-aset ini disaksikan oleh Menteri Dalam Negeri [...]
  • Comments Off
  • Filed under: Berita Aktual, Rekonstruksi, Situs Ya'ahowu
  • Medan, Kompas - Masa kerja Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi atau BRR Nias tinggal satu tahun lagi. Meski demikian, menurut Pemerintah Kabupaten Nias, dana APBD untuk merawat aset-aset yang diserahkan BRR terbatas dan hingga kini belum ada kesamaan strategi antara BRR dan pemda. ”Kelanjutan program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-BRR belum terformulasi dengan jelas,” kata Bupati Nias Binahati [...]
  • Comments Off
  • Filed under: Rekonstruksi, Situs Ya'ahowu
  • Sudahkah anda menjadi seorang Kristen ? Ke manakah Anda pergi ? Temukan Jawabannya pada Diskusi / Seminar yang akan diadakan pada : Hari / Tanggal : Selasa / 20 Mei 2008 Jam: 17.00 - selesai Tempat: Gedung Gereja Distrik BNKP Batam Pembicara: Pdt.Bendo Margono, M.Th. Pengirim Berita: Berkata Jaya Lase Kontributor Berita Situs Yaahowu Batam
  • Comments Off
  • Filed under: Pengumuman, Situs Ya'ahowu
  • BIMBINGAN PELAYANAN

    Gereja BNKP Distrik Batam akan menyelenggarakan “BIMBINGAN PELAYANAN”, yang akan diselenggarakan selama dua hari: Hari Pertama: Hari / Tanggal: Senin, 19 Mei 2008 Waktu: jam 19.00 s/d selesai Hari Kedua: Hari / Tanggal : Selasa / 20 mei 2008 Waktu : Jam 14:00 s/d selesai Tempat: Gedung Gereja Distrik BNKP Batam Pelayan / Narasumber : Bapak Ev. T. Dohare Pengirim Berita: Berkata Jaya Lase Kontributor Berita [...]
  • Comments Off
  • Filed under: Pengumuman, Situs Ya'ahowu
  • KKR Warga Jemaat BNKP Batam

    HADIRILAH “KKR WARGA JEMAAT BNKP BATAM” TEMA: ” SIAPAKAH AKU ? “ PADA KEBAKTIAN MALAM HARI: MINGGU TANGGAL: 18 MEI 2008 WAKTU: JAM 18.30 - SELESAI TEMPAT: GEDUNG GEREJA DISTRIK BNKP BATAM Pengirim Berita: Berkata Jaya Lase Kontributor Berita Situs Yaahowu Batam
  • Comments Off
  • Filed under: Pengumuman, Situs Ya'ahowu
  • Medan (Yaahowu Nias) Bank Dunia menjanjikan akan mengalokasikan dana sebesar 20 juta dolar Amerika Serikat (AS) bagi kelanjutan pembangunan di Kepulauan Nias setelah masa kerja Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) berakhir April tahun depan. “Kita masih akan tinggal di Nias pasca BRR, dan untuk itu kita telah siapkan dana sekitar 20 juta dolar dalam bentuk hibah,” ujar Joseph Llyod Leitmann dari Bank Dunia, usai acara Nias Islands Stakeholders Meeting (NISM) 4, di Medan, Kamis. Read the rest of this entry »
  • Comments Off
  • Filed under: Rekonstruksi Nias, Ya'ahowu News
  • Mendagri Titip kepada Aparatur dan Warga Nias Rawat Kantor Baru Gunung Sitoli, 16 Mei 2008/berita dari Humas Pemprov Sumut-ML Tobing Menteri Dalam Negeri H. Mardiyanto meminta seluruh aparatur dan warga Nias memelihara gedung kantor bupati yang baru selesai dibangun sebagai aset untuk meningatkan sarana dan prasarana pelayanan publik. Alasan itu dikemukakan Mendagri karena selain personil dan anggaran, ketersediaan sarana dan prasarana pemerintahan juga merupakan faktor penting untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan berkualitas. Read the rest of this entry »
  • Comments Off
  • Filed under: BRR Nias
  • jamak

    wsj.jpg eh na, bentar yah. aku sambi ngerjain ini yah? setelah sekian saat chatting (di jam kerja! haa!) teman saya mengatakan yang diatas itu. hihihihi. Read the rest of this entry »
  • Comments Off
  • Filed under: Nana
  • *Pidato Steve Jobs di Acara Wisuda Stanford University pada tanggal 12 Juni 2005 Terjemahan: Dewi Sri Takarini, Penyelarasan: Setiaman Zebua* Saya merasa bangga berada bersama Anda sekarang, yang akan segera lulus dari salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah selesai kuliah. Sejujurnya, baru saat inilah saya merasakan suasana wisuda. Hari ini saya akan menyampaikan tiga [...]
  • Comments Off
  • Filed under: Cakrawala, Situs Ya'ahowu
  • Aoha noro nilului wahea, aoha noro nilului waoso. Alisi khöda tafadayadaya, hulu khöda tafawolowolo. Nasimanö sa zalua, tola ta'olikhe gawöni, ba tola ta'olae guli nasi.

    Add to Technorati Favorites

    hombobatu

    Hombo Batu

    Selancar

    Selancar di Lagundri

    Calendar

    May 2008
    M T W T F S S
    « Apr    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  

    Archives

     

    Disclaimers

    — Setiap Posting dalam Planet Towitowi™ adalah milik atau hak/tanggung jawab Author dari sumber sindikasi terkait. Kecuali disebutkan sumber lain.

    — Planet Towitowi™ hanya sebagai media Agregator dari sindikasi daftar blog dan situs terkait, sehingga tidak bisa dijadikan sebagai referensi umum.

    — Kami memiliki hak, menghapus setiap posting dari halaman Planet Towitowi™ yang menurut kami tidak layak.